Kini kamu bisa kulineran sembari menikmati keindahan alam Magelang dari ketinggian di Mata Langit.

Restoran yang terletak di Perbukitan Menoreh ini menyuguhkan panorama Gunung Merapi, Merbabu, Telomoyo, Andong, Sumbing, dan Prau. Selain gunung, Candi Borobudur juga akan terlihat dari kejauhan. Disini tidak hanya jual makanan tetapi juga menjual venue dengan view. Bisa corporate gathering, wedding, dan pre-wedding.

 

Resto Mata Langit Yang Bergaya Joglo

 

 

Mata Langit terdiri dari satu bangunan besar berbentuk rumah tradisional joglo. Rumah kayu ini mempunyai bangunan utama satu lantai yang besar dan luas. Di sisi tempat ini sebagian besar dilapisi kaca, supaya orang yang duduk dan makan di dalam dapat menikmati pemandangan dari Mata Langit.

Bangunan bergaya joglo ini sangat nyaman dan bisa menampung sekitar 50 pengunjung. Di dalamnya terdapat pendingin ruangan untuk membuat tamu tetap nyaman karena udara di Mata Langit terkadang bisa sangat panas. Di bagian luar, terdapat area luas di sekitar bangunan Joglo yang terbagi dua. Ada dek bagian kanan dan dek bagian kiri. Di masing-masing dek, terdapat jejeran kursi dan meja dengan payung besar. Selain itu, ada juga meja panjang seperti bar yang berbentuk setengah lingkaran langsung menghadap ke arah tebing. Secara total, Mata Langit bisa menampung hingga 200 pengunjung dalam kondisi penuh.

 

Sajian Mata Langit

 

 

Mata Langit yang berkonsep venue dan lounge ini menawarkan pengalaman sensasi makan di ketinggian. Berbagai jenis makanan bisa kamu temukan di sini. Mulai dari menu ala Nusantara, western, dan Asia. Salah satu hidangan signature yang bisa jadi pilihan adalah Mentok Geol Geol. Hidangan ini menyajikan sajian entog, hewan sejenis unggas yang dimasak dengan bumbu cabai hijau.

 

Akses & Jam Operasional Mata Langit

 

 

Mata Langit by Plataran terletak di area sawah tepatnya di kebun Ngargogondo, Kec. Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Berlokasi sekitar delapan kilometer dari Candi Borobudur. Perjalanan yang cukup menanjak dengan jalanan yang lumayan sempit jadi tantangan tersendiri. Namun menurut Katrine, semua itu akan terbayar tuntas ketika sampai di Mata Langit. Akses yang cukup jauh membuat tidak ada kendaraan umum yang lewat ke Mata Langit. Maka dari itu, pengunjung dapat membawa kendaraan pribadi. Bisa mobil atau motor. Selain itu, kendaraan rombongan juga bisa melalui akses jalan ke Mata Langit.

Mata Langit by Plataran buka setiap hari pukul 07.00 - 19.00 WIB dan spesial untuk aktivitas melihat sunrise buka mulai pukul 05.00 dengan akses terbatas. Untuk datang ke Mata Langit pengunjung disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, karena kondisinya yang selalu saja dipenuhi pengunjung. Reservasi dilakukan maksimal dua hari sebelum kedatangan.

 

Sumber : Kompas.com